Sukabumi-banyakberita.com-Salah satu Sekolah Dasar Negeri di Sukabumi meminta orang tua siswa untuk membayar iuran sebesar Rp 20.000 per siswa sebagai kontribusi pembelian bangku sekolah. Seorang wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya memberikan keterangan kepada banyak berita.com.
“Anak saya bersekolah di sana, dan pihak sekolah meminta kami membayar iuran bangku sebesar Rp 20.000, katanya harus lunas bulan ini,” tutur ibu tersebut saat di konfirmasi 7 November 2024.
Kepala sekolah yang bersangkutan, saat dikonfirmasi 7 Nopember 2024 membantah keras kalau sekolah ny melakukan pengumpulan dana dari orang tua siswa tetapi akhirnya setelah dilakukan konfirmasi ulang 8 Nopember 2024 membenarkan adanya kekurangan bangku di sekolahnya dan menyatakan bahwa iuran yang diminta tersebut adalah hasil inisiatif dari komite sekolah, bukan keputusan sekolah semata.
Ia pun membantahnya, kalau penggalangan dana Ini pungutan liar ( pungli ) ,"ini bukan pungli. Pungli itu ketika nominalnya ditetapkan tanpa musyawarah. Dalam hal ini, kami sudah mengikuti mekanisme dan prosedur yang sesuai," ujar kepala sekolah tersebut, sembari menegaskan bahwa proses penggalangan dana sudah melalui mekanisme yang benar
Kendati demikian, beberapa orang tua tetap merasa keberatan karena mereka merasa harus menanggung biaya yang sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk penyediaan fasilitas belajar-mengajar di sekolah negeri, sebagian orang tua mempertanyakan kinerja dari dinas pendidikan kemana mereka selama ini apa yang mereka awasi selama ini sehingga tidak tahu ada sekolah yang kekurangan bangku.
Indra/dani



0 Komentar
Berkomentar dengan bijak, demi menghargai pembuat konten diatas!